Skip to main content

Posts

Showing posts with the label berburu

Akal Budi Versus Insting: Gigi Jarang dan Kehidupan Masyarakat di Sekitar Aliran Sungai Sebangau, Kalimantan Tengah

Semacam coretan dibuang sayang dari apa yang saya tahu dari hasil ngobrol sambil ngopi dengan masyarakat Desa Paduran, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng di sela-sela suting. Sejak 2013 saya sudah bolak-balik empat kali ke desa ini, dari sejak jalanan masih ‘busuk’ seperti kubangan kerbau sampai tahun ini (2015) sudah cukup beradab. For your info, kami pernah ikut terlibat dalam memperkuat semangat warga dalam merawat jalanan desa mereka yang sangat hancur itu pada tahun 2013, dengan membuat bantalan dari pohon galam. Jenis pohon kayu putih yang sangat kuat yang memiliki karakter semakin terendam air atau tertimbun tanah atau lumpur, maka batangnya akan semakin keras. Meski sudah cukup beradab, untuk sampai di Desa Paduran ini tetap memerlukan waktu 4-4,5 jam sejak mobil kita berbelok dari jalur Trans Kalimantan di dekat Jembatan Pulang Pisau (ini jika kita datang dari arah ibukota propinsi Kalimantn Tengah, Palangkaraya). Di musim penghujan pun, mobil kita masih terpaksa menginap di...

Bersandar Hidup Pada Ayam Penggoda: Kisah Perburuan Masyarakat Desa Taima, Sulawesi Tengah

Taima adalah desa kecil yang jika kita berangkat dari kota Luwuk, Sulawesi Tengah pada pukul tujuh pagi, maka kita akan sampai di Taima tujuh jam kemudian. Seharusnya tidak selama ini waktu yang diperlukan andai saja jalanan antara Poh menuju Taima sudah halus. Tetapi begitulah keadaannya, jalanan dari Poh menuju Taima adalah jalanan aspal yang telah berubah menjadi semacam galian bakal pondasi rumah. Sehingga kita memang tidak bisa melaju kencang, apapun kendaraan yang kita bawa. Andai saja jalanan sudah sehalus seperti jalanan dari Luwuk - Poh, mungkin perjalanan menuju ke Taima hanya akan memerlukan waktu paling lama empat jam saja. Untungya, inilah hebatnya kita orang Indonesia, selalu memiliki untung, pemandangan alam antara Poh - Taima luar biasa indah, sehingga meski pantat panas hati lumayan sejuk dihibur oleh keindahan alam sekitar Teluk Poh yang tersaji alami di depan mata. Saran saya bagi siapapun yang akan melintasi jalur ini kapanpun itu, baiknya gunakan kendaraan yang ...