Akal Budi Versus Insting: Gigi Jarang dan Kehidupan Masyarakat di Sekitar Aliran Sungai Sebangau, Kalimantan Tengah
Semacam coretan dibuang sayang dari apa yang saya tahu dari hasil ngobrol sambil ngopi dengan masyarakat Desa Paduran, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng di sela-sela suting. Sejak 2013 saya sudah bolak-balik empat kali ke desa ini, dari sejak jalanan masih ‘busuk’ seperti kubangan kerbau sampai tahun ini (2015) sudah cukup beradab. For your info, kami pernah ikut terlibat dalam memperkuat semangat warga dalam merawat jalanan desa mereka yang sangat hancur itu pada tahun 2013, dengan membuat bantalan dari pohon galam. Jenis pohon kayu putih yang sangat kuat yang memiliki karakter semakin terendam air atau tertimbun tanah atau lumpur, maka batangnya akan semakin keras. Meski sudah cukup beradab, untuk sampai di Desa Paduran ini tetap memerlukan waktu 4-4,5 jam sejak mobil kita berbelok dari jalur Trans Kalimantan di dekat Jembatan Pulang Pisau (ini jika kita datang dari arah ibukota propinsi Kalimantn Tengah, Palangkaraya). Di musim penghujan pun, mobil kita masih terpaksa menginap di...