Skip to main content

Posts

Showing posts with the label dayak kayong

Tantangan Laman Peruya Part 3: Menjaga Komitmen Pemanfaatan Hutan Tropis Yang Berkelanjutan Demi Generasi Berikutnya

Kehadiran saya dan tim Jejak Petualang Trans|7 di sebuah desa pedalaman Kalimantan Barat beberapa waktu lalu sebenarnya adalah untuk ‘melihat’ dengan lebih dalam tentang bagaimana sebuah unit sosial yang berada jauh di pedalaman menjalani kehidupannya, berikut dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada saat ini. Masyarakat Dayak Beginci, ada juga yang menyebutnya Dayak Laman Peruya, adalah sebuah sub suku yang konon merupakan anak suku Ot-Danum di Kalimantan Tengah. Perjalanan sejarah juga politik pada masa lampau (pada jaman kerajaan-kerajaan) kemudian membuat sub suku ini terpaksa masuk dalam wilayah Kalimantan Barat. Baiknya saya tidak perlu membahas migrasi sekaligus ‘perpindahan’ unit sosial ini pada masa lampau karena kisahnya terlalu panjang dan juga pada beberapa bagian cukup sensitif. Kini (setelah migrasi panjang dan terus berpindah selama beberapa generasi) masyarakat ini mendiami sebuah noktah kecil di daerah aliran Sungai B***** K***, sekitar 10 jam dari kota Ponti...

Orang-orang Kayong: Komunitas Ekologis Menjawab Tantangan Jaman, danSemangat Keberagaman Yang Hangat

Nuansa keberagaman begitu kental mewarnai perjalanan saya dan tim Jejak Petualang Trans|7 ke daerah Nanga Tayap, Kalimantan Barat awal Mei lalu. Host kami Patricia Ranieta, adalah dara jelita kelahiran Jakarta keturunan Tionghoa. Dia dalah 'darah segar', semangat baru, yang belum lama ini merapat ke Jejak Petualang dan akan menambah kekuatan barisan para petualang perempuan di program ini. Produser kami yang kebetulan juga ikut ‘turun gunung’, adalah keturunan Sunda. Saya sendiri keturunan Jawa, meski banyak yang salah sangka dengan mengira saya asli Batak, Ambon dan atau Flores. Pemandu kami, seorang kawan dekat yang telah saya kenal sepuluhan tahun terakhir ini, adalah seorang pemuda penuh semangat keturunan Tionghoa asal Singkawang tetapi telah memeluk Islam. Narasumber kami, kru lokal, dan talent ada yang transmigran dari Jawa, Sunda, dan yang paling banyak tentunya masyarakat asli di wilayah yang kami datangi yakni masyarakat Dayak Beginci/Laman Peruya dan Dayak Kayon...