Untuk Orang-orang Barunai di Tepian Sungai Rungan & Ikan-ikan yang Terjebak di Danau Terisolasi (Bagian 1)
Untuk orang-orang Petuk Barunai di sekitar Sungai Rungan, Kalimantan Tengah. Yang tetap mampu bersikap dan melihat dengan keluhuran akal budi, ketika badai ‘jahat’ menimpa saya satu tahun lalu, dan efek-efek yang ditimbulkannya terkadang masih muncul sporadis hingga hari ini. Pernah terlintas untuk menghapus semua file foto, video, dan ingatan usai trip yang terjadi ke desa indah ini satu tahun lalu. Penyebabnya adalah isu-isu tidak bertanggung jawab yang ditimpakan kepada saya oleh pihak-pihak tertentu dengan segunung uang dan pengikut loyal yang sebagian besar hanya bisa menilai semuanya dengan ‘bias’. Untungnya, ketika saya merasa sendiri dan tertekan dan merasa dunia runtuh saat itu, saya masih diingatkan oleh Tuhan, bahwa semua selalu ada masanya. Tidak selamanya seseorang ataupun sesuatu mampu ‘menyetir’ semua orang. Mata yang silau akan mampu melihat kembali, yang lupa akan kembali sadar. Kini, setahun berselang, saya membuka kembali file Petuk Barunai, untuk m...