Desa Binuangeun pada malam tanggal 21 Mei itu tampil seperti biasanya; sepi dan jalanan berdebu. Kami tiba saat malam telah beranjak dan jalanan Binuangeun telah sepi dari para penggembira yang biasa menyambut para pemancing yang datang. Hehehe… Berkah Resort juga sepi. Hanya ada beberapa kendaraan pemancing yang parkir di sana. Tanda bahwa weekend ini akan sepi trip. Memang cuaca di Laut Selatan (Samudera Hindia) saat itu sedang tidak mendukung untuk sebuah fishing trip. Jika melihat pada prediksi BMG misalnya, pada tanggal 22 hingga 23, waktu dimana kami akan turun ke laut, ketinggian ombak bisa mencapai 2 meter dengan kecepatan angin antara 10-15 knot. Ini lumayan “goyang dombret”. Pemancing yang sudah sering ke laut saja di kondisi seperti ini bisa “jackpot”, apalagi yang pemula? Tidak banyak pilihan bagi pemancing yang memiliki waktu mancing yang sempit. Jadi biarpun kondisi cuaca sedang buruk, mereka tetap ke laut memburu ikan. Dan apalagi bagi tukang video keliling seperti kami,...