Skip to main content

Posts

Showing posts with the label majalah mancing

Mengenang Majalah Mancing: 1st Indonesian Sportfishing Magazine 2007-2009 dan Edukasi Sustainable Sportfishing

Memang benar semua ada masanya. Karena suatu keperluan malam ini jadilah saya kemudian mengobrak-abrik isi eksternal hardisk saya. sebagian sudah tidak pernah saya sentuh lagi sejak beberapa tahun lalu. Bukan karena putus hubungan ataupun diputusun melainkan memang entah kenapa saya demikian 'tersesat' sampai tidak sempat melakukan banyak hal berarti dalam hidup ini. Entahlah saya ini menulis apa sebenarnya. Tak disangka koleksi foto dan video dan juga beribu file lainnya dalam kurun waktu 2007-2009 masih tersimpan rapi disana. Mata saya terpaku sejenak pada satu folder "COVER MAJALAH MANCING" dimana pada tahun 2007-2009 saya pernah belajar tentang bagaimana menjadi awak media, belajar sportfishing, belajar mencari makan, dan lain sebagainya. Kumpulan kover Majalah Mancing ini hanyalah sekedar menumpahkan rindu pada masa yang tidak mudah tetapi selalu berkesan untuk dikenang. Ketika apa adanya begitu penuh makna. Ketika berjuang sendirian di 'hutan kejam...

Photo Cover Berita Mancing Indonesia No. 38, June 2013

Thanks to editor of Berita Mancing Indonesia. Even I still wonder, why this baby GT so important? Anyway, THANK YOU. This photo taken at Selat Sunda, Mei 2013. I fished with some friends. Two GT landed, I got this small one. And of course I used popper BATANTA of my HIME LURE. Green colour is not familiar in Indonesia, but I thought that sometimes we must try new lures. The red head popper is most popular lures in the area for many many years. But now we have another colour to play. So my dear friends, no doubt to try another lures on your trip ya! Hehehe. Beberapa minggu lalu saya bertemu dengan Pak Markus, pemimpin redaksi Tabloid Berita Mancing merangkap tukang foto merangkap reporter merangkap editor yang juga merangkap menjadi teman saya. Dia 'nyeletuk' nanti lihat ya edisi terbaru-nya (maksudnya Tabloid Berita Mancing). Memang ada apa Pak? Saya sudah mau pensiun mancing. Bah! Mana ada kau pensiun mancing, yang ada juga kau pensiun cari pasangan (ini 'senjata' t...

Terlalu Banyak Kegembiraan Dalam Satu Bulan Terakhir Ini… =))

Bulan Mei ini terasa sangat luar biasa bagi saya. Dalam beberapa hal saya sebenarnya hanya punya hubungan batin saja dengan hal yang saya syukuri itu, tetapi tetap saja ini begitu menggembirakan dan meski saya adalah ‘anak domba yang hilang’ saya percaya Dia sangat mencintai saya. Kegembiraan pertama saya tentu pada kehidupan yang tetap berjalan dengan baik dan saya mendapatkan ijin dari-Nya untuk menjalaninya. Dan kegembiraan-kegembiraan lain selama bulan Mei itu adalah… Meski saya adalah Arema dari ndeso, karena rumah saya jaraknya sekitar 50 kilometer di selatan Kota Malang. Saya adalah yang termasuk sangat bergembira karena pada musim kompetisi 2009/2010 ini Arema Indonesia (dulu nama tim ini adalah Arema Malang) berhasil menjadi juara Liga Indonesia! Moment yang sangat luar biasa bagi seluruh pemain, ofisial, dan managemen, seluruh orang malang dan pendukung Arema dimanapun berada. Saya ikut terharu saat melihat di sebuah website pendiri Arema Malang (Zacky Ucub Zainal?) berkaca-k...

Selamat Kepada Marcus Widhi Nugroho atas Terbitnya Tabloid Berita Mancing. Tigh Lines Bossss!!!

Trip mancing saya ke Ujung Kulon kemarin boleh boncos (baca: gagal total) tetapi Minggu-minggu ini saya tetap merasa bungah. Tak lain karena seorang kawan dekat saya Marcus Widhi Nugroho, atau yang punya nick name MrK, yang juga adalah kawan bagi ratusan dan bahkan mungkin ribuan pemancing di negeri ini, pada hari ini baru saja menerbitkan sebuah media mancing baru yang diberi nama BERITA MANCING. Bentuknya tabloid. Bentuk yang sangat pas dengan selera pasar mancing negeri ini yang menyukai media mancing yang ringan dengan bahasa yang enak dibaca, informatif dan terbit dalam interval waktu yang pendek sehingga pemancing tak perlu menunggu lama untuk membaca lagi edisi berikutnya. Dengan terbitnya BERITA MANCING, berarti kini ada empat media cetak khusus mancing di negeri ini. Tiga lainnya adalah Tabloid Mancing Mania, Majalah Mancing, dan Tabloid Fortuna. Ini jelas semakin membuat dunia mancing kita semakin semarak karena selain media cetak tersebut juga telah ada beragam forum mancing...

Intip DEEP INDONESIA 2010: Dunia Mancing Masih Menjadi Bagian Kecil Pameran

Deep Indonesia 2010 yang berlangsung 12-14 Maret lalu di JHCC, Jakarta berlangsung lumayan meriah. Namun berdasarkan penglihatan saya di hari terakhir pameran, tidak semeriah tahun lalu. Luas venue sudah berkurang, seingat saya dulu menempati dua hall sekaligus (Hall A dan Hall B), tahun ini hanya menempati satu hall saja yakni Hall B. Tetapi menyempitnya venue ini memiliki sisi positif tersendiri. Karena stand berhimpitan, justru memaksimalkan keigintahuan pengunjung yang datang. Terbukti salah satu kawan saya yang mengikuti pameran ini, sebuah fishing tour, mengatakan bahwa ‘dagangan’ mereka lebih laku sekarang dibandingkan tahun lalu. Puji Tuhan! Saya memang tidak sempat bermain ke pameran ini selama tiga hari penuh, untung juga tidak sempat main tiga hari penuh karena harga tiketnya lumayan juga, sekali masuk Rp. 20 ribu, tetapi penghlihatan saya di hari terakhir tersebut mengatakan hal seperti tersebut di atas, tidak semeriah tahun lalu. Anda boleh berpendapat berbeda. Kedatangan ...

Home Sweet Home Malang Selatan: Aku Rindu Maka Aku Menulis

Melihat video rock fishing (mancing tebing) yang gambarnya diambil di Yogjakarta oleh kawan-kawan saya beberapa waktu lalu membuat pikiran saya melayang jauh menuju ke sebuah tempat yang entah bagaimana kini keadaannya, sebuah tempat yang jauh namun begitu dekat, Malang Selatan. Tempat dimana saya dilahirkan dalam kebersahajaan sebuah desa kecil yang seringnya berhawa panas dan kering (dibandingkan dingin atau basah). Malang Selatan memang tidak seperti daerah Malang di utara yang lebih sejuk dan subur. Malang Selatan, seperti dalam gambar video yang saya lihat tadi sore adalah daerah pesisir yang memiliki garis pantai bertebing terjal di hampir sepanjang pesisirnya. Sangat jarang ada pantai berpasir putih di sana. Dan jika memang ada pesisir yang berpasir putih, maka itu adalah daerah wisata pantai yang cukup popular; Sendang Biru, Balekambang dan Ngliyep. Meski kini menurut saya kepopuleran daerah-daerah wisata ini mulai meredup entah karena apa. Tetapi saya pernah mengalami masa-mas...