Musim Kemarau, Teknik Jaring Selambau, dan Warisan Abadi Sungai Paduran, Sebangau Kuala, Kalimantan Tengah
Perubahan musim dan manusia begitu lekat dengan kehidupan masyarakat yang hidup di pedalaman di Indonesia. Kondisi ini mengharuskan siapa saja memiliki laku adaptasi yang tepat jika ingin terus dapat bertahan hidup. Laku adaptif terhadap perubahan yang ramah dan bijak menjadi penting, sebab alam sejatinya adalah warisan yang harus diteruskan ke generasi berikutnya. Di Sungai Paduran, Kalimantan Tengah, kami menemukan teknik tangkap ikan tradisional dan penuh nuansa kebersamaan yang disebut “selambau”. Arti harfiah “selambau” sebenarnya sama dengan kata “jaring”, tetapi jaring terlalu umum untuk dipakai di perairan Kalimantan karena banyak sekali model jaring yang digunakan dengan cara yang berbeda, yang otomatis cara menyebutnya pun menjadi tidak sama. Yang terjadi di Sungai Paduran, pada musim kering seperti ini, sebenarnya terjadi juga di daerah lain (laku adaptifnya maksud saya). Hanya saja bentuknya berbeda-beda. Wajah alam yang berubah menuntut kita berusaha lebih keras dan...