Skip to main content

Posts

Showing posts with the label taman nasional sebangau

Musim Kemarau, Teknik Jaring Selambau, dan Warisan Abadi Sungai Paduran, Sebangau Kuala, Kalimantan Tengah

Perubahan musim dan manusia begitu lekat dengan kehidupan masyarakat yang hidup di pedalaman di Indonesia. Kondisi ini mengharuskan siapa saja memiliki laku adaptasi yang tepat jika ingin terus dapat bertahan hidup. Laku adaptif terhadap perubahan yang ramah dan bijak menjadi penting, sebab alam sejatinya adalah warisan yang harus diteruskan ke generasi berikutnya. Di Sungai Paduran, Kalimantan Tengah, kami menemukan teknik tangkap ikan tradisional dan penuh nuansa kebersamaan yang disebut “selambau”. Arti harfiah “selambau” sebenarnya sama dengan kata “jaring”, tetapi jaring terlalu umum untuk dipakai di perairan Kalimantan karena banyak sekali model jaring yang digunakan dengan cara yang berbeda, yang otomatis cara menyebutnya pun menjadi tidak sama. Yang terjadi di Sungai Paduran, pada musim kering seperti ini, sebenarnya terjadi juga di daerah lain (laku adaptifnya maksud saya). Hanya saja bentuknya berbeda-beda. Wajah alam yang berubah menuntut kita berusaha lebih keras dan...

Tentang Selendang Mayang aka Kerandang: Anggota Keluarga Channidae Yang Mampu Melakukan Diet?

Sebenarnya niatan awalnya adalah merunutkan kembali perjalanan saya mengenal spesies kerandang/selendang mayang/tomman bunga/serandang. Yang mana dalam perjalanan tersebut harus saya sebut beberapa rekan mancing di berbagai daerah yang membantu saya ikut membantu saya mengenal spesies unik ini, dalam cara mereka masing-masing tentu saja, dan bisa jadi tanpa mereka sadari. Mungkin tiga tahun lalu di Kalimantan Tengah, adalah seorang Anang Taktik yang pertama memungkinkan untuk pertama kalinya berinteraksi dengan salah satu ikan anggota keluarga Channidae ini. Anang Taktik adalah pemancing wild fishing freshwater yang cukup populer di Indonesia dan sering menjelajah perairan tawar di TN Sebangau, utamanya di sekitar Sungai Bakung. Sungai Bakung sendiri juga merupakan habitat ikan jenis tapah, tomman, juga ikan peang (Snakehead emperor). Beberapa kali saya mencoba menjelajah ke Sungai Bakung ini bersama Anang Taktik, salah satu trip sempat berama rekan Hendra Noezz juga, dan rupanya s...

Akal Budi Versus Insting: Gigi Jarang dan Kehidupan Masyarakat di Sekitar Aliran Sungai Sebangau, Kalimantan Tengah

Semacam coretan dibuang sayang dari apa yang saya tahu dari hasil ngobrol sambil ngopi dengan masyarakat Desa Paduran, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng di sela-sela suting. Sejak 2013 saya sudah bolak-balik empat kali ke desa ini, dari sejak jalanan masih ‘busuk’ seperti kubangan kerbau sampai tahun ini (2015) sudah cukup beradab. For your info, kami pernah ikut terlibat dalam memperkuat semangat warga dalam merawat jalanan desa mereka yang sangat hancur itu pada tahun 2013, dengan membuat bantalan dari pohon galam. Jenis pohon kayu putih yang sangat kuat yang memiliki karakter semakin terendam air atau tertimbun tanah atau lumpur, maka batangnya akan semakin keras. Meski sudah cukup beradab, untuk sampai di Desa Paduran ini tetap memerlukan waktu 4-4,5 jam sejak mobil kita berbelok dari jalur Trans Kalimantan di dekat Jembatan Pulang Pisau (ini jika kita datang dari arah ibukota propinsi Kalimantn Tengah, Palangkaraya). Di musim penghujan pun, mobil kita masih terpaksa menginap di...