Skip to main content

Posts

Showing posts with the label trans|7

Para Penjaga Batas Negeri: Kisah Tentang Ikan-ikan, Suku Yee, Tentara, dan Para Pemancing di Perbatasan RI – PNG (Bagian 2)

Tentara dan pemancing, datang dan pergi silih berganti dari Desa Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua. Desa kecil dekat perbatasan RI – PNG. Tetapi orang-orang Suku Yee dan ikan-ikan tentunya terus tinggal. Hidup tenang dalam keberlimpahan sumber daya alam megah terjaga, yang menyediakan apapun yang dibutuhkan untuk melanjutkan hidup. Ketika mengawali perjalanan ini terlintas sekejap di kepala, bahwa akhirnya setelah sepuluh tahun, bentang geografis ribuan kilometer yang terangkum dalam lagu “Dari Sabang sampai Merauke” itu selesai juga bagi saya. Semuanya karena mengurus ikan! Tetapi ternyata ketika ekspedisi mencapai ‘ujungnya’, ketika hari itu kami berkumpul di sebuah tugu perbatasan paling besar yang ada di Sota, sembari menghidupkan ponsel yang kembali ada gunanya, saya salah duga. Ekspedisi Rawa Camo JPWF Trans|7 ke ujung negeri kemarin itu hanyalah awal untuk sesuatu yang baru bagi saya, sesuatu yang berbeda. Tetapi saya percaya semua ini yang terbaik dan merupakan ...

Kenangan Pengangkatan Anggota Keluarga Baru ala Masyarakat Dayak Long Glaat, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur

  Teriring salam untuk seluruh 'keluarga' Dayak saya di Lung Tuyoq & Liuq Mulang, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Catatan kecil ini dibuat di sela-sela waktu suting, di sebuah desa terpencil di Bungku Utara, Sulawesi Tengah. Awalnya saya hendak mengupload sebuah video ‘prosesi’ sederhana penuh makna yang kami alami di sebuah rumah milik keluarga keturunan hipui (bangsawan) Dayak Long Glaat di Lung Tuyoq, Mahakam Ulu. Tetapi berada di pedalaman Sulawesi Tengah, koneksi internet kurang berpihak, dan juga secara ukuran kantong sebenarnya tidak make sense karena artinya menyedot sangat banyak kuota data internet “anak kos” seperti saya. Hehehehe! Yang pasti jika Anda ingin memahami latar tempat dan waktu yang kami alami saat itu, setidaknya pengunjung blog ini saya sarankan setidaknya membaca dua catatan kecil saya sebelumnya terkait trip ke Lung Tuyoq & Liuq Mulang, kampung orang-orang Dayak Long Glaat, pada awal Maret lalu. Dua catatan tersebut dapat dilihat di: ...

Andaliman & Sirapege: Sebuah Perjalanan Mencari Ladang 'Emas' Yang Pedasnya Mengigit Lidah di Dataran Tinggi Toba Samosir

Horaaaaassss!!! Hari itu 30 Desember 2015 suasana sekitar Danau Toba, termasuk di daerah Laguboti yang menjadi basecamp kami selama berada di daerah ini sudah bernuansa liburan; lalu lintas padat dan di beberapa titik mulai terjadi kemacetan, banyak kendaraan keluarga dari Medan yang datang ke kawasan ini untuk berlibur. Awalnya kami hendak melakukan dokumentasi tanaman andaliman ini (mericanya orang Batak) di daerah Borbor, sekitar 4 jam dari Laguboti. Namun berkat bantuan seorang kawan pegiat lingkungan yang termahsyur di daerah Toba, Marandus Sirait (pemilik Taman Eden 100 yang pernah beberapa kali mendapatkan anugerah lingkungan tingkat nasional salah satu diantaranya adalah Kalpataru tahun 2005), kami akhirnya mendapatkan kontak di Daerah Aek Natolu, sekitar 1,5 jam dari Laguboti. Posisi kebun memang sama-sama berada di atas gunung, perlu waktu 1,5 jam untuk sampai dengan berjalan kaki, tetapi ini lebih baik dibandingkan kami harus ke Borbor yang perjalanan mobilnya saja sudah ...