Skip to main content

Posts

Fly Fishing Chicla Temensis at Villaku Kuning (February 2012) & Congrats to FORCASI

Sekitar pertengahan November lalu saya mendapat kabar dari bang Joe (Joe Michael) bahwa dia akan mengundang perwakilan castinger (pemancing casting) seluruh Indonesia untuk berkumpul di Villaku Kuning, villa pribadi keluarga Joe Michael di kawasan Puncak, Bogor. Saya dipersilahkan bergabung, jika ada waktu. Bang Joe tahu sekali saya adalah tukang keliling, jadi jauh-jauh hari sudah mengabari perihal acara tersebut. Tetapi dengan berat hati dan juga rasa sedih, saya tidak bisa hadir karena sudah harus berkeliling Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah selama 20 hari penuh untuk meliput aneka kuliner tradisional di sana. Pertemuan perwakilan castinger seluruh Indonesia, yang digelar pada tanggal 26 November 2013 tersebut akhirnya 'menelurkan' FORCASI, Forum Komunikasi Castinger Indonesia yang diharapkan dapat menjadi wadah untuk menjalin persaudaraan, kebersamaan, persatuan dan tentunya kegiatan-kegiatan untuk para pemancing casting di seluruh Indonesia. Saya hanya bisa mengucapkan s...

Have You Ever Heard “Injury Time Monster Bite!”

Ketiga foto di dalam postingan ini adalah GT yang hooked up menjelang pukul enam sore di Karang Sekong, Selat Sunda (Agustus 2013). Spot yang hanya berjarak ‘selemparan batu’ saja dari Dermaga Merak. Strike terjadi beberapa menit sebelum kapal tancap gas menuju Dermaga Merak untuk pulang, karena petang sebentar lagi menjelang. Yang artinya untuk trip popping di Selat Sunda, menandakan bahwa one day popping trip telah berakhir. Beberapa pemancing, akan meletakkan joran setelah beberapa puluh lemparan tidak ada sambaran. Air tidak bagus. Arus tidak ada. Ikannya makannya siang biasanya. Dan lain sebagainya. Yang parah terkadang akan bertanya (sambil bercanda tetapi terkadang serius dan meremehkan), ini spot yang benar bukan sih kepada kapten kapal atau ke ‘guide’-nya. Ada banyak alasan untuk kemudian berhenti memancing. Tidak banyak yang mengevaluasi kepada dirinya sendiri, mungkin kesalahan sebenarnya ada pada pribadi pemancing sendiri. Aksi umpan yang tidak beraturan, ...

Ikan Panjo Wediombo, Yogyakarta: Panjang Tulangnya Hijau, Giginya Tajam Mirip Gergaji

Pictures taken at Wediombo, August 2013. Ikan panjo (demikian warga Wediombo menyebutnya, singkatan dari 'panjang tulangnya ijo'). Di daerah lain disebut cendro, todak, dan terkadang cucut. Orang bule menyebutnya garfish. All pictures by me. No watermark in the pictures, but please don’t use or reproduce, (especially for commercial purposes) without my permission. Please don’t only make money from my pics without respect!!!                                 * Pictures taken at Wediombo, August 2013. Ikan panjo (demikian warga Wediombo menyebutnya, singkatan dari 'panjang tulangnya ijo'). Di daerah lain disebut cendro, todak, dan terkadang cucut. Orang bule menyebutnya garfish. * Pictures by me. No watermark in the pictures, but please don’t use or reproduce, (especially for commercial purposes) without my permission. Please don’t only make money...

Nampu Beach, Wonogiri: New Spot, New Adventure, Same Old Story aka Boncoz!

Berkeliling Kabupaten Wonogiri berminggu-minggu adalah pengalaman yang berharga sekaligus melelahkan. Wono (hutan), giri (gunung), begitu asal mula nama Wonogiri. Panasnya udara di daerah ini minta ampun! Mungkin karena dimana-mana bukit berbatu. Ada waktu break satu hari selama berkeliling di daerah ini (narasumber liputan terkadang juga punya kesibukan mendadak, sehingga waktu terkadang missed karena kami meliput hampir 17 lokasi suting!). Namun dalam kondisi geografis yang menurut saya kurang bersahabat ini, masyarakat Wonogiri begitu terbuka menerima kami liputan. Ramah, gembira dan nothing to lose bersama-sama repot menyukseskan tugas kami di sini. Mereka juga sangat giat dan tekun dalam bekerja dan apapun itu kegiatan lainnya. Alam yang keras rupanya membentuk masyarakat di sini untuk banyak bersyukur dan terbuka apa adanya. Kesederhanaan yang bersahaja terpancar kuat dalam keseharian mereka. Kembali ke waktu break tadi, mumpung lagi senggang saya langsung tancap gas menuju ke ...

Beyond Survival, Beyond Sportfishing; Rockfishing Pesisir Selatan Yogyakarta

Saya merasa harus selalu bersyukur, karena selalu ada waktu dan kesempatan (atau diberi kesempatan oleh berbagai pihak) untuk 'menyentuh' alam liar (ataupun untuk berkarya di alam liar). Saya sangat mencintai sportfishing berikut misi-misinya pada kelestarian ekosistem perairan kita. Akan tetapi saya juga tidak bisa menutup mata, bahwa ikan dan memancing, bagi sebagian besar masyarakat Indonesia adalah tentang mencari bahan makanan dan lebih jauh lagi adalah tentang bertahan hidup. Foto-foto di bawah ini dibuat ketika saya bersama tim Jejak Petualang Trans|7 mendokumentasikan kehidupan masyarakat pesisir selatan Yogyakarta. Di tebing-tebing curam dengan resiko yang mematikan, mereka menyabung nyawa 'mencari' hidup. No offense, masih banyak pemancing hobi yang memiliki 'hobi' kedua yaitu membawa semua hasil pancingan sebanyak mungkin. Melihat kenyataan di tebing-tebing pesisir selatan Yogyakarta, masyarakat yang sejatinya sangat memerlukan bahan makanan dibanding...