Skip to main content

Posts

Showing posts with the label banda aceh

Rest In Peace. Kapten Jafar (KM Dian Sabang - Pulau Weh).

Umur manusia siapa yang tahu selain Dia? Beristirahatlah yang tenang kawan. Semoga Tuhan memberikan tempat terbaik untukmu di sisi-Nya di surga.Terimakasih atas segala suka dan duka selama Desember 2008 s/d Februari 2009 di Pulau Weh yang kita cintai bersama. Tak pernah terbayang di benak saya, pagi tadi saat membuka handset saya dan memeriksa beberapa email penting yang masuk, seorang kawan di Malaysia, Simon Tan, editor salah satu majalah mancing Rod and Line mengirimkan pesan ke saya bahwa Kapten Jafar passed away this morning. Dia yang orang jauh yang malah lebih tahu duluan karena beberapa waktu sebelumnya dia bercerita ke saya dia ingin mancing bersama beberapa angler Malaysia ke Pulau Rondo, Aceh. Yaitu pulau terluar di Aceh yang telah berada di dekat perbatasan perairan dengan Nikobar. Dan saya menyarankan kepadanya (nama kawan saya itu Simon Tan) agar berkoordinasi dengan Jafar karena memang hanya Jafar-lah satu-satunya kapten kapal di Pulau Weh, Aceh yang familiar den...

Catch and Release GT @ Aceh, February 2009

Dalam setiap fishing trip yang dilakukan oleh Rudi Hadikesuma, semua ikan GT dirilis tanpa kompromi. Apapun halangannya. Perlu waktu yang lama untuk mencabut kedua treble hooks di mulut GT besar ini. Agar nyawa ikan tertolong, insang terus diguyur air laut oleh kru kapal. Situasinya persis proses penyelamatan korban kecelakaan yang sedang kritis. Mendebarkan dan emosional. Rudi bahkan memilih tidak mau difoto dengan ikan agar nyawa predator itu selamat. Namun takdir berkata lain, meski kemudian ikan dikocok di air selama hampir 30 menit oleh kru kapal, bungkok Pulau Lheeblah itu tidak terselamatkan. Kami semua pun menjadi sangat murung. Apalagi Rudi. “Sudah, mungkin sudah takdirnya. Penting kita sudah usaha khan,” kata Freddy. Ikan GT besar itupun mati. Jadi total selama memancing di Aceh jumlah ikan GT yang mati bertambah menjadi dua ekor. Jumlah yang dirilis jangan tanya lagi, puluhan ekor, lupa saya persisnya, hampir 50 ekor. Ini adalah foto Cn'R GT paling mengharukan bagi saya,...

Doaku Iboih

Dear all, sesungguhnya saya telah kembali dari Aceh sejak beberapa hari lalu. Tepatnya sejak 24/02/2009. Ingin segera kembali menuliskan sesuatu di blog ini namun entahlah, saya terlalu lelah. Namun tugas utama saya untuk segera mengabarkan hasil ekspedisi saya bersama kawan-kawan pemancing dari Surabaya, Bali, dan Tuban serta dua kru Trans 7 itu tidak saya lupakan. Bahkan sejak masih di Aceh saya telah melakukannya. Silahkan klik Bayu dan Tim Bertubi Tubi Pancing Blue Marlin 150 kg Dengan Metal Jig di Aceh dan Ekspedisi Aceh Part 2: Parade GT Torpedo di MancingOnline.Com . Namun seperti biasa, kisah lengkap yang disertai foto-foto eksklusif hanya akan Anda temukan di Majalah Mancing . Saya percaya Anda semua maklum. Intinya perairan sekitar Pulau Weh, seperti sudah saya ungkapkan di Majalah Mancing edisi Februari 2009, adalah destinasi mancing yang memang sangat layak untuk Anda datangi. Semua teknik bisa dilakukan di perairan sana. Saya tidak mengatakan bahwa setiap melemparkan pop...

Pergi Dulu Ya...

Teman-teman. Karena pagi jam 8.30 WIB nanti saya akan pergi ke Banda Aceh, NAD untuk kemudian memancing ke perairan sekitar Pulau Weh, Pulau Rondo, dan lain-lain. Blog ini sementara tidak akan ada update sampai entah kapan. Good bye and good luck fishing my friends... * Comment lucu di FB saya dari kawan saya seorang kameraman kondang di Trans 7

Tiga Alasan Kenapa Saya Ingin Segera Kembali Ke Aceh

Tiga dari banyak alasan kenapa saya ingin kembali ke Aceh. Bukan apa-apa. Semua ikan GT ini, meski sebenarnya juga bukan ikan yang sangat besar, tetapi semuanya saya dapatkan only on one first cast!!! Jadi bayangkan andai saya saat itu bisa memegang rod popping or my fly rod itu seharian (apalagi kalau sampai 12 hari penuh) tanpa terganggu tugas meliput berita. Hemmmmmm... Pasti hasilnya akan lebih mantap lagi. Makanya saya sudah tidak sabar lagi untuk segera kembali ke Aceh...

My Popping Trip Video at Pulau Weh, December 2008

I put the video on YouTube. Mike Popping Trip @ Pulau Weh, December 2008 . Strike on one first cast. Haha. Commonly it named "giant trevally" (English), "Caranx ignobilis (Latin). In Indonesian language "kuwe gerong". But Acehnese call it "bungkok" for the size up 25 kg, like mine in the video. Hahaha. For the size between 10-25 kg they call it "gerepoh". Anda for under 10 kg "anak singkat". Thanks to FCAK Banda Aceh to made this trip happen. And also thanks to Indonesia Fly Rodders for the great 'weapons'. Also find my another videos on MancingOnline.Com

My Fly Fishing Trip Video at Pulau Weh, December 2008

I put the video on YouTube. The title is Mike Fly Fishing Trip @ Pulau Weh, December 2008 . Acehnese people call this fish "merah mata". I call it a small size of "big eye trevally". Or "kuwe mata besar" in Indonesian language. Thanks to FCAK Banda Aceh to made this trip happen. See you soon bro!!! And also THANKS to Indonesia Fly Rodders that armed me with a great 'weapons'! Also find my another videos on MancingOnline.Com

Mengingat Rencong Darimu

Sudah sekitar tiga minggu berlalu sejak saya meninggalkan Nanggroe Aceh Darussalam, tetapi saya terus teringat dengannya. Kopi Aceh yang luar biasa nikmat, ikan-ikan di Pulau Weh, dan teman-teman baru saya yang hebat. Dan semuanya selama disana. Malam sebelum saya meninggalkan Banda Aceh untuk kembali ke Jakarta mereka, teman-teman baru saya itu, memberi saya sebuah kenang-kenangan berupa rencong , senjata tradisional rakyat Aceh. "Dengan ini Mas Mike sudah kami anggap layaknya keluarga atau saudara sendiri," kata mereka. Sesungguhnya saat itu saya bermaksud tidak mau menerima rencong itu, lha hati saya sebenarnya belum mau pulang. Tetapi bagaimana lagi, waktu sudah tidak mengijinkanku berlama-lama di 'rumah' kalian. Kuli memang begini bukan? Pergi sana sini bukan murni karena kehendak pribadi. Sampai jumpa kawan-kawanku. Secepatnya aku akan segera menemui kalian. By the way, apakah kalian sudah melewati rekor BIG FISH-ku di Pulau Weh? Uuuups... Hahahahaha... >...