Skip to main content

Posts

Showing posts with the label spesies ikan

Lebih dari Apapun, Saya Tetap Memilih Untuk Lebih Peduli Pada Ekosistem Perairan Agar Dapat Diwariskan Kepada Generasi Selanjutnya

Kehadiran saya di sebuah desa pedalaman Kalimantan Barat beberapa waktu lalu sebenarnya adalah untuk ‘melihat’ dengan lebih dalam tentang bagaimana sebuah unit sosial yang berada jauh di pedalaman menjalani kehidupannya, berikut dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada saat ini. Masyarakat Dayak Beginci, ada juga yang menyebutnya Dayak Laman Peruya, adalah sebuah sub suku yang konon merupakan anak suku Ot-Danum di Kalimantan Tengah. Perjalanan sejarah juga politik pada masa lampau (pada jaman kerajaan-kerajaan) kemudian membuat sub suku ini terpaksa masuk dalam wilayah Kalimantan Barat. Baiknya saya tidak perlu membahas migrasi sekaligus ‘perpindahan’ unit sosial ini pada masa lampau karena kisahnya terlalu panjang dan juga pada beberapa bagian cukup sensitif. Kini (setelah migrasi panjang dan terus berpindah selama beberapa generasi) masyarakat ini mendiami sebuah noktah kecil di daerah aliran Sungai B***** K***, sekitar 10 jam dari kota Pontianak, Kalimantan Barat. Desa kecil...

Spesies Ikan Purba Bagarius Yarelli Dalam Kepercayaan Orang Dayak Long Glaat, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur

Teriring salam untuk seluruh 'keluarga' Dayak saya di Lung Tuyoq & Liuq Mulang, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Catatan kecil ini dibuat di sela-sela waktu suting, di sebuah desa terpencil di Bungku Utara, Sulawesi Tengah. Setelah ‘menggeluti’ dunia yang cenderung amis ini (baca: mancing), saya memang bermimpi bahwa setidaknya sekali dalam hidup saya, bisa mendokumentasikan spesies ikan purba yang disebut ikan Bagarius yarelli (Goonch fish). Ikan yang konon tidak pernah ber-evolusi selama ribuan tahun (4000 tahun lebih katanya), dan jika kita amati bagian wajah ikan Bagarius yarelli ini kita seperti melihat seorang renta tetapi kharismatis dan bukan berasal dari dunia yang kita huni sekarang ini. Dia seperti mewakili sebuah dunia lain yang tidak kita kenal, entah dimana. Mimpi itu ternyata terwujud begitu saja, seperti memang telah direncanakan oleh-Nya. Saya pertama kali melihat ikan purba ini di hulu Sungai Kelai, Kalimantan Timur. Di sebuah desa terpencil milik masya...

Untuk Orang-orang Barunai di Tepian Sungai Rungan & Ikan-ikan yang Terjebak di Danau Terisolasi (Bagian 1)

Untuk orang-orang Petuk Barunai di sekitar Sungai Rungan, Kalimantan Tengah. Yang tetap mampu bersikap dan melihat dengan keluhuran akal budi, ketika badai ‘jahat’ menimpa saya satu tahun lalu, dan efek-efek yang ditimbulkannya terkadang masih muncul sporadis hingga hari ini. Pernah terlintas untuk menghapus semua file foto, video, dan ingatan usai trip yang terjadi ke desa indah ini satu tahun lalu. Penyebabnya adalah isu-isu tidak bertanggung jawab yang ditimpakan kepada saya oleh pihak-pihak tertentu dengan segunung uang dan pengikut loyal yang sebagian besar hanya bisa menilai semuanya dengan ‘bias’. Untungnya, ketika saya merasa sendiri dan tertekan dan merasa dunia runtuh saat itu, saya masih diingatkan oleh Tuhan, bahwa semua selalu ada masanya. Tidak selamanya seseorang ataupun sesuatu mampu ‘menyetir’ semua orang. Mata yang silau akan mampu melihat kembali, yang lupa akan kembali sadar. Kini, setahun berselang, saya membuka kembali file Petuk Barunai, untuk m...