Tuesday, 22 April 2008

Jelas saat ini sangat sulit menemukan habitat ikan tomman di Jakarta. Berbagai perairan publik sekitar (dan dalam kota) Jakarta seperti kita tahu bersama sudah seperti "neraka" bagi ikan-ikan saking tercemarnya. Jangankan ikan tomman yang sangat tergantung dengan ketersediaan baitfish sebagai sumber makanannya itu, setan pun mungkin tak mau tinggal di sungai-sungai di sekitar Jakarta. Tetapi bukan berarti tidak ada ikan tomman di Jakarta. Masih ada! Meskipun jujur saja ikan-ikan predator paling keren di Asia ini adanya di danau buatan dan itupun ikan-ikan ini ada karena dipelihara. Kedua foto ini diambil dua hari lalu di sebuah danau buatan di sebuah komplek perumahan di Jakarta. Sebenarnya itu adalah reservoir untuk sebuah pemukiman elit. MAAF saya tidak bisa menyebutkan dimana lokasinya tepatnya untuk Anda karena areal itu memang tidak terbuka untuk umum alias restricted. Ikan-ikan tomman ini kami pancing dengan teknik kasting menggunakan artificial lure semacam minnow, popper dan stickbait (pencil). Caranya lure kita lemparkan ke areal yang ada tenggakannya atau areal-areal yang kira-kira dijadikan tempat tinggal toman seperti tepian yang ada rumput tingginya ataupun ranting-ranting. Lure kemudian dimainkan dengan agak santai atau pelan-pelan saja. Jangan terlalu cepat karena jika terlalu cepat ikan tomman akan malas menyambar. Seperti kita tahu, ikan tomman cenderung menyergap dan bukannya mengejar mangsanya. Lihat, sangat mengagumkan bukan ikan-ikan ini? Lihat warnanya dan juga sirip atas di punggungnya itu. Seperti seorang jagoan dari suku Indian. Tetapi jangan salah lho ya, ikan ini adalah ikan predator asli Asia. Dan Indonesia adalah salah satu wilayah dengan persebaran yang paling luas. Oh ya semua ikan kami lepas kembali ke danau dalam kondisi segar bugar. Secara ikan peliharaan! Hahahaha!

* Foto #1: Pak Dede and toman.
* Foto #2: Pak Purwanto and toman. Both picture taken by Me.

0 comments:

Popular Posts

Google+ Followers