Monday, 10 November 2008

Saya tidak suka Arsenal, tentu saja, ketika Anda seorang The Blues tidak mungkin Anda akan suka The Gunners. Tetapi saya lebih suka Arsenal dibanding Liverpool. Manchester United? No! For a lifetime saya tidak akan pernah suka MU. Melihat dua gol yang dilesakkan oleh penyerang muda Arsenal, Samir Nasri, ke gawang Manchester United semalam hati saya begitu tergoncang. Terutama untuk gol kedua Nasri. Benar-benar ‘sengatan’ luar biasa dari seorang pemain muda seperti dia. Dan Emitares Stadium pun bergemuruh menyambut gol itu. Nasri berlari sambil kedua telapak tangannya mendekat ke telinga, tanda dia menginginkan teriakan terkeras dari para pendukung The Gunners untuk gol dahsyat itu. Seorang pemain muda asal Perancis membuktikan dirinya bahwa dia memang layak menjadi seorang bintang.

Di tempat berbeda, seorang pemain ‘tua’ Perancis juga merayakan hidupnya. Dia adalah Nicolas Anelka. Memborong dua gol untuk kemenangan chelsea di kandang Blackburn Rovers yang sedang diguyur hujan. Gol yang tidak bergemuruh, bukan karena dia bermain di kandang lawan, tetapi menurut saya karena selalu begitulah gol-gol Anelka. Tiba-tiba tetapi tetap saja ‘sunyi’. Mungkin begitulah kehidupan ‘tua’ itu. Sunyi. Dia lalu menyilangkan kedua tangannya di dada. Berlari kecil sambil tersenyum. Dan rekan-rekannya di The Blues berlari mengejarnya. Sekelompok kecil pendukung The Blues terdengar sayup berteriak menyambut gol itu. Seorang pemain 'tua' asal Perancis membuktikan dirinya masihlah seorang bintang.

Dua lelaki Perancis ini begitu menginspirasi dan menenangkan saya seusai hari-hari penuh gelombang besar di laut, dan seusai kemarahan-kemarahan karena fitnah...

* Foto Samir Nasri Goal.Tk
* Foto Nicolas Anelka Dailymail.Co.Uk

0 comments:

Popular Posts

Google+ Followers