Tuesday, 10 February 2009

Kawan-kawan saya ngakak saat melihat saya sendiri yang tampil di kover depan Majalah Mancing edisi Februari 2008. "Jeruk makan jeruk tuh!" teriak mereka. By the way, kira-kira bikin laku majalah apa malah bikin bangkrut ya? Jawab kawan saya,"Tenang pembaca lihat ikannya kog. Gak lihat elonya." Maksudnya?! Haha!

Bagaimanapun ijinkan saya menerangkan sedikit mengenai "edisi Aceh" dari Majalah Mancing ini. Edisi kali ini agak berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya dimana feature tampil sangat dominan. Ekspedisi Aceh yang saya lakukan bulan Desember 2008 lalu ditampilkan di edisi "bulat-bulat" dan memakan sebagian besar halaman. Ini semua karena kami benar-benar terpesona dengan masih bagusnya potensi mancing di Tanah Rencong. Jadi jangan sampai kehabisan ya!

0 comments:

Popular Posts

Google+ Followers