Tuesday, 24 November 2009




Beberapa hari lalu saya mendapatkan kiriman kopi Sidikalang, dari seorang kawan mancing di Medan member Serena Fishing Club (Medan). Rupanya dia begitu mengingat bahwa saya adalah pecinta kopi sehingga mengirimi kopi mantap ini (terimakasih Bang Eco Suhendra Lubis...) agar saya tidak 'pusiiiing'. Hahaha... Hal ini tak bisa dihindari mengingatkan saya pada trip mancing yang kami gelar pada pertengahan September lalu ke pulau teluar Indonesia di Sumatera Utara, yakni Pulau Berhala. Pulau terluar yang pernah diklaim oleh Malaysia sebagai wilayahnya, padahal jelas-jelas itu berada di perairan Indonesia lho?! Kisah trip Medan tersebut juga telah ada di blog ini dan Anda semua juga telah membacanya. Terlepas dari kurang berhasilnya trip saat itu karena arus dan cuaca yang kurang bersahabat (panas dan hujan datang silih berganti mengacaukan trip), termasuk terjadinya insiden jatuhnya peralatan kami di Pulau Berhala, rupanya ada yang tercecer yang belum sempat saya post di blog ini yakni saat-saat makan malam bersama bersama di rumah Bang Benny Serena.



Acara kecil yang istimewa ini dimulai usai Magrib, saat hujan masih mengguyur Medan dengan semangat. Semua member Serena Fishing Club datang meski ada yang terlambat karena kesibukan kerja. Kami tak mengira ternyata acara makan malam ini layaknya sebuah pesta kecil yang meriah. Bertempat di halaman samping rumah orang tua salah satu member Serena yang luas dan rindang dijajar meja dan kursi. Selusin lebih menu seafood, masakan khas Medan lain, dan aneka buah segar untuk cuci mulut dan lain sebagainya siap menantang ‘kelahapan’ kami. Di acara makan malam inilah kami mendapatkan informasi baru mengenai salah satu spot mancing baru yang konon, kata kabar burung, adalah spot popping yang ‘edan’! Namanya Pulau Tello, terletak di dekat Pulau Nias. Akses ke pulau ini juga mudah karena ada pesawat kecil dari Padang yang melayani trayek Padang-Tello. Sebuah video mancing popping di Pulau Tello sempat diputar oleh salah satu member Serena yang baru saja melakukan perjalanan bisnis ke sana. Karena sebuah dokumentasi asal yang dishoot oleh abk kapal, videonya biasa saja dan banyak gambarnya goyang tidak karuan yang membuat mata sakit saat melihatnya.


Ada beberapa strike GT di video itu, juga ada gambar-gambar kapal nelayan yang bisa dipakai untuk mancing, dan beberapa gambaran sekilas tentang rupa spot popping di sana. Kami sepakat untuk mengagendakan perjalanan ke sana lain waktu, meski entah kapan akan terwujud. Tak terasa perut kami pun terasa sangat sesak, kekenyangan makan! Hahahaha. Usai makan malam kami berfoto bersama, layaknya PSMS Medan hendak bertarung di lapangan hijau. Untuk semua kawan-kawan di Medan, HORAS BUNG! Kapan-kapan kita jumpa lagi!

* All pics taken by member of Serena Fishing Club.

0 comments:

Popular Posts

Google+ Followers