Friday, 5 June 2015

  video

Catatan kecil ini mungkin lebih untuk saya sendiri. Jika kemudian bisa memberi inspirasi bagi orang lain, Puji Tuhan. Semacam bentuk pencerahan dari perjalanan yang baru saya lakukan bersama tim Jejak Petualang Trans|7 ke pedalaman Kalimantan Utara beberapa hari yang lalu. Benda bernama kapal, perahu, ketinting, sampan, dan apapun itu bentuk model dan namanya yang mengacu, banyak dipakai sebagai elemen tertentu di kehidupan kita dewasa ini. Untuk estetika, kapal dan perahu banyak dijadikan penguat estetika pada sebuah lukisan misalnya. Sebagai inspirasi ketegaran, bentuk kapal banyak ditampilkan dengan visual menerjang badai baik itu dalam lukisan, video, tattoo, foto dan lain sebagainya. Dan masih banyak lagi lainnya. Yang paling saya suka, kapal yang dipakai sebagai inspirasi ataupun pesan agar tegar mengarungi kehidupan. Biasanya ditujukan kepada pasangan yang baru menikah, dan lain sebagainya. Selamat menjalankan bahtera dalam mengarungi lautan kehidupan, begitu sering saya dengar di sebuah pesta perkawinan.

Yang ingin saya ceritakan adalah tentang kerjasama dalam menjalankan sebuah benda bernama ketinting, perahu khas masyarakat Dayak yang sering dipakai untuk mengarungi sungai arus deras Kalimantan. Juru batu, adalah sebutan untuk orang yang berada di bagian depan kapal. Alat bantu yang dipakai oleh juru batu bisa tongkat panjang, dan terkadang dayung. Juru mudi jelas adalah orang yang memegang mesin ketintingnya. Ketika pengarungan sungai mengarah ke hulu sungai, yang secara otomatis menentang arus, juru batu akan beraksi dengan tongkatnya membantu daya mesin. Biasanya ketika ketinting menanjak di jeram-jeram yang memang perlu bantuan dorongan sehingga mesin tidak macet mendadak akibat kalah power dengan arus sungai. Juru mudi secara umum bertugas mengarahkan ketinting dan menjaga pergerakan ketinting sehingga dapat melaju sepanjang sungai dengan tepat. Ini menurut saya menarik, kerjasama itu memang penting jika kita ingin berhasil mencapai sebuah tujuan. Dalam bidang apapun itu.

Tidak mungkin ketinting dapat melaju dengan aman di sungai arus deras apalagi ketika mengarah ke hulu menentang jeram, jika hanya mengandalkan kemampuan juru mudi dan kekuatan mesin saja. Jika tidak ada juru batu, bisa-bisa ketinting menabrak batu-batu yang tersamar di badan sungai, dan atau malah arah ketinting bisa tiba-tiba berbelok karena kalah kuat dengan arus. Akibatnya akan fatal, mesin tiba-tiba mati dan bisa karam dalam hitungan detik. Dalam bidang kehidupan lain, hal seperti ini bisa diteladani. Sebuah rumah tangga misalnya, tidak mungkin hanya melulu suami (atau sebaliknya) yang bertanggung jawab mengamankan bahtera rumah tangga sehingga kehidupan menjadi indah harmonis atau apapun itulah namanya. Istri juga musti membantu dalam kolaborasi yang dapat membantu sang suami. Begitu juga dalam kehidupan pertemanan, dan lain sebagainya. Sikap saling sungguh tidak boleh kita abaikan jika kita ingin berhasil dalam sesuatu hal. Memang ada terkadang, orang bisa berhasil dalam hal tertentu tanpa sama sekali bantuan orang lain, tetapi dalam bidang apa? Memangnya manusia bisa hidup seorang diri tanpa terkait dengan orang lain? Bukankah bahkan Adam pun perlu Hawa?

Begitulah saya tidak bisa melanjutkan lagi catatan kecil ini karena saya yakin, para pengunjung blog ini dapat 'membenturkan' kerjasama antara juru batu dan juru mudi ini pada kehidupan masing-masing yang lebih sesuai. Yang ingin saya tegaskan kira-kira begini. Bersyukurlah ketika Anda semua memiliki seseorang dalam kehidupan Anda dan peduli. Ini bisa pacar, istri/suami, partner kerja, atasan/bawahan, teman, dan lain sebagainya. Karena apa, mereka semua sebenarnya melengkapi kita sehingga kita dapat mencapai sesuatu yang lebih dalam kehidupan ini. Jika dia hanyalah sekedar teman mancing pun misalnya, bisa jadi dia yang akan selalu bersama Anda merajut kenangan mancing dengan beragam warnanya dalam kehidupan kita. Jika dia bawahan Anda sekalipun, bisa jadi dia adalah seseorang yang akan berandil besar membesarkan usaha ataupun perusahaan Anda. Semoga kita semua sellau diberkati dengan kehadiran orang-orang baik di sekitar kehidupan kita. Amin!!!

* Gadget: Iphone 5s. Captured on May 2015. No watermark or credit title on the video, but please don't use or reproduce (especially for commercial purposes) without my permission. Don't make money with my videos and pictures without respect!!!

0 comments:

Popular Posts

Google+ Followers