Friday, 17 July 2015



Sudah sangat banyak artikel yang saya tuliskan di blog ini mengenai trip Jejak Petualang Wild Fishing yang kami lakukan ke wilayah Kalimantan Utara. Dapat ditemukan dengan mudah menggunakan keyword "dayak berusu" dan "kalimantan utara". Jika ada yang membuat trip ini menurut saya sangat spesial adalah, pertama tentunya berkaitan dengan semangat seorang lady angler baru Chintya Tengens yang begitu antusias mempelajari 'dunia' baru bernama sportfishing di lokasi yang secara tingkat kesulitan memancingnya sangat kompleks dan memerlukan perhatian khusus pada detail. Kedua adalah bahwa trip ini juga membuktikan persahabatan tulus dari beberapa rekan pemancing di Kalimantan Utara yang di belakang layar membantu mensukseskan tugas kami disana. Bukan karena saya atau kami memiliki "apa", tetapi memang ingin membantu kami apa adanya meski kalau ditakar secara jujur (secara nilai ataupun nominal), lebih banyak repotnya dibanding kesenangan dan kompensasi dalam membantu sebuah pekerjaan seperti yang kami lakukan. Untuk kesemuanya itu, secara pribadi saya mengucapkan terimakasih dan semoga Tuhan membalas kebaikan masbro semuanya! Ketiga adalah, saya menemukan kenyataan bahwa ikan spesies Papuan black bass (Lutjanus goldei) ternyata benar-benar memiliki kemampuan untuk tinggal di freshwater river, dan lebih mengagetkan lagi di lokasi upper river (sungai berarus deras) yang sangat jauh dari garis pantai dan perairan payau (estuary). Keempat adalah bahwa semangat dan kerjasama yang solid memang akan menghasilkan sesuatu yang berbeda. Didera cuaca yang tidak bersahabat dan kondisi sungai yang berubah tiap saat, selama seminggu lebih di hulu sungai dan hutan pegunungan, dua hari perjalanan dari kampung terdekat, kami berhasil melaluinya dengan harmonis dengan hasil yang dapat dijadikan cerita tak berkesudahan yang indah. Selanjutnya mari kita nikmati saja beberapa foto yang bisa saya publish di blog ini. Jika, hanya jika, kemudian ada pengunjung blog ini yang begitu bersemangat untuk mencari informasi dan kemudian mengakses diam-diam lokasi 'baru' yang kami temukan di Kalimantan Utara ini, pesan saya hanya satu masbro dan om bos semuanya, keep catch and release for sustainable sportfishing in Indonesia. Cukup sudah begitu banyak fishing ground hebat hancur di negeri ini!!! Anak cucu kita juga ingin mancing suatu saat nanti!!!















 



















* Pictures taken on May 2015 by me. No watermark on the pictures, but please don't use or reproduce (especially for commercial purposes) without my permission. Don't make money with my pictures without respect!!!

0 comments:

Popular Posts

Google+ Followers