Saturday, 14 November 2015


"What are men compared to rocks and mountains?" -Pride and Prejudice, Jane Austin

Tak banyak yang bisa saya tuliskan disini tentang Gua Mumber ini, secara saya tidak begitu paham tentang ilmu gua (speleologi?) ataupun ilmu caving. Yang pasti gua unik ini berada di Desa Bangkat Monte, Sumbawa Barat. Saya mendengar keberadaan gua cantik ini dari rekan-rekan Adventourous Sumbawa dari hasil jalan-jalan di Google. Kami datang sebagai televisi pertama yang pernah mendokumentasikan gua ini. Selama ini Gua Mumber hanya merupakan tempat peristirahatan para pemburu tradisional Bangkat Monte yang kemalaman di hutan, barulah kabar ini kemudian menyebar ke masyarakat Taliwang hingga ke Sumbawa Besar. Selanjutnya dengan berbagai usaha publikasi yang dilakukan sahabat-sahabat Adventourous Sumbawa (AS), Gua Mumber kemudian mulai dikenal masyarakat luas. Harapan saya dengan tayangan di Jejak Petualang, gua cantik ini dapat menjadi alternatif wisata gua di Pulau Sumbawa. Sayangnya foto-foto yang saya buat ini hanya menggunakan kamera iPhone saja jadi hasilnya kurang keren untuk sebuah tempat yang minim cahaya, tetapi sejatinya jika dilihat dengan mata telanjang ornamen-ornamen Gua Mumber ini menurut saya luar biasa indah. Sayangnya kami datang ketika musim kemarau, jika sedang musim hujan dan banyak air di dalamnya, sepertinya Gua Mumber akan lebih mempesona lagi dengan gradasi cahaya yang tercipta dari pantulan cahaya di air. Ornamen gua pasti juga akan lebih mengkilat dibandingkan dengan musim kemarau seperti saat kami datang.

Liputan ke Gua Mumber didasari pada konsep mengenalkan destinasi petualangan baru di Pulau Sumbawa, sehingga para pejalan siapapun itu tidak melulu hanya menjelajah wilayah yang 'mainstream' tetapi juga mulai ataupun tergerak melakukan eksplorasi wilayah petualangan baru. Sebagai contoh kalau saya lihat di berbagai media sosial terutama Instagram, orang yang berkeliling ke Sumbawa tidak pernah jauh dari pulau-pulau dengan padang savana ataupun Gunung Tambora. Tidak ada yang salah dan toh hak setiap orang mau kemanapun, duit-duit mereka sendiri ini. Namun mungkin saja dengan semakin banyaknya informasi tentang tempat petualangan baru, destinasi petualangan yang didatangi di Pulau Sumbawa juga beragam. Banyak yang terlibat dalam liputan ini. Ada para pemburu dari Bangkat Monte, rekan-rekan Mapala di Taliwang, warga Bangkat Monte dan tentunya rekan-rekan AS. Saya ucapkan terimakasih kepada semuanya, apapun itu bentuk bantuan anda semua. Baik itu yang tulus membantu, membantu dengan modus, membantu setengah-setengah, dan lain sebagainya.

Mohon maaf saya tuliskan "membantu setengah-setengah" karena memang bertahun-tahun berkeliling Indonesia, belum pernah tim saya ditinggalkan oleh masyarakat di dalam hutan seperti kemarin terjadi di Gua Mumber. Untungya rekan-rekan Adventourous Sumbawa terus mendampingi kami hingga pekerjaan di Gua Mumber selesai. Salam dan respek saya untuk semua sahabat AS dimanapun berada. Semoga semua usaha kita mengenalkan Gua Mumber ke masyarakat luas sebagai destinasi baru membawa warna ataupun perubahan di 'peta' destinasi petulangan di Pulau Sumbawa. Amin!
























* Kru: me (reporter), Eko Hamzah (cameraman), Muhammad Iqbal (cameraman), Vika Fitriyana (host). Pictures taken on Oktober 2015 mostly by me. Another pictures are screen captures of Sony PMW 200. Drone shot by crew CNN Indonesia. No watermark on the pictures, but please don't use or reproduce (especially for commercial purposes) without my permission. Don't make money with my pictures without respect!!!

0 comments:

Popular Posts

Google+ Followers