Skip to main content

Posts

Showing posts with the label pulau seribu

Agar Laut Sesekali Waktu Juga Berwarna PINK!

Saya rasakan, dunia mancing negeri ini semakin semarak saja. Penyebabnya bukan karena komunitas mancing yang terus bertambah banyak di berbagai daerah, bukan pula karena semakin banyaknya member klub-klub mancing yang jumlahnya saya rasakan semakin banyak saja (bagaimana tidak pesat pertumbuhan klub-klub ini, kini satu kantor pun sudah membuat klub mancing sendiri), bukan pula karena begitu banyaknya turnamen mancing yang akhir-akhir ini digelar di berbagai daerah di Indonesia. Hal-hal barusan memang jelas pasti akan membuat dunia mancing di negeri ini semarak, tetapi ada hal yang lebih membuat semarak. Yakni kehadiran pemancing-pemancing baru dari kalangan perempuan! Jadi siapapun yang mengira bahwa urusan memegang joran (baca: mancing) hanyalah urusan kaum pria saja, kini harus merevisi pendapatnya tersebut karena nyatanya para cewek kini pun tak segan turun ke laut dan rela terpanggang ‘nakal’nya sinar matahari demi mendapatkan sambaran ikan. Mereka juag beranggapan bahwa memancing ...

The East Nusa Tenggara Grand Prix Game Fishing Tournament 2009

Seiring datangnya “hari baik” di beberapa saltwater fishing ground di Indonesia, mulai bulan Oktober ini berbagai daerah tampak berlomba-lomba menyelenggarakan turnamen mancing. Dalam bulan Oktober ini saja akan ada dua even besar. Yang satu di P1000, Jakarta (Turnamen Mancing Piala Agung Laksono – hadiahnya tidak tanggung-tanggung, Mercedes C200) dan satu lagi di Kepulauan Selayar, Sulsel (dalam rangka Takabonerate Islands Expedition 2009). Yang di P1000 dipastikan akan kebanjiran peserta karena ini adalah fishing ground yang “klasik” di Indonesia, hampir semua pemancing Jakarta memiliki ikatan emosial yang cukup dalam dengan P1000. Haha! Menariknya dua even ini dilangsungkan dalam hari yang hampir bersamaan, yakni antara 16 hingga 18 Oktober ini. Tetapi yang paling “wah” dan “eksotis” menurut saya adalah turnamen mancing yang digagas oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Rote Ndao, yang bekerjasama dengan FORMASI P...

Baronang dan Udang Galah @ MANCING MANIA TRANS|7

|||Sabtu, 12 September 2009 Pukul 15.30 wib Dalam episode ini akan ditayangkan potensi mancing luar biasa di perairan Bali. Bersama master popping Adhek Amerta dan karibnya yang bernama Lutfi, MM TRANS|7 akan menghadirkan tayangan menarik tentang trip jigging dan popping ikan-ikan predator di perairan Bali dalam episode “SPORTFISHING ON PARADISE ISLAND”. Saksikan serunya bertarung dengan ikan-ikan predator di Bali seperti giant trevally berukuran monster dan ikan ruby snapper. Jangan lewatkan! |||Minggu, 13 September Pukul 15.30 wib Kali ini kita akan diajak memancing ikan-ikan baronang (rabbitfish) di Pulau Pari dan Pulau Pramuka (Kepulauan Seribu). Ikan yang akrab disebut “Sang Baron” ini merupakan target mancing yang sangat populer sekaligus sangat diminati karena rasa dagingnya yang sangat lezat. Bersama kawan-kawan dari komunitas RAFAC (Rabbitfish Anglers Community) kita akan menjadi semakin mengenal cara mancing ikan yang memiliki sirip yang sangat beracun ini. Tayangan mancing i...

Paulus Susanto Juara Pangarmabar Cup Fishing Open Tournament 2008

Ikan kerapu seberat 16.35 kg yang dipancing oleh Paulus Susanto hingga batas akhir penimbangan pada pukul 14.15 WIB tidak ada yang mampu melampaui beratnya sehingga secara otomatis dirinya menyabet Juara I Ikan Terberat. Suasana yang cukup gempita tampak sekali di kubu Tim Samuel saat panitia mengumumkan bahwa waktu penimbangan ikan sudah ditutup. Maklum mereka adalah tim yang pertama kali menimbang ikan di saat tim lain mungkin masih memancing di laut. Seluruh anggota tim yang berkumpul di dekat KM Samuel di Dermaga 21 Marina Ancol sontak melonjak gembira sambil memekik kegirangan karena dengan ditutupnya waktu penimbangan ikan hal tersebut berarti tidak akan ada lagi ikan yang akan ditimbang sehingga ‘ancaman’ yang mungkin muncul dan bisa menggusur kesempatan mereka menjadi juara telah tidak ada lagi. >>More

Sepotong Senja Untuk Siapa?

Mungkin saya sedang ingat seseorang yang begitu mengusik hati saya saat 'menembakkan' kamera di moment ini. Atau saya mungkin sedang tidak ingat siapa-siapa tetapi sok sentimentil. Hehe. Yang pasti saat-saat seperti ini di laut sungguh membuat hati begitu nyaman luar biasa. Dengan pergi ke laut saja sudah terasa gembira karena bisa melepaskan diri dari kebisingan dan kesibukan kota. Eh malah dihadiahi dengan senja yang indah. Sayangnya tukang potonya kurang hebat sehingga hasil fotonya biasa-biasa saja. Maklum tukang potonya berharap bertemu ikan besar dibanding bertemu senja indah jadinya yaach, begitulah. Hehe.. Ada sebuah cerpen karya satrawan besar negeri ini, Seno Gumira Ajidarma yang begitu hebat dalam mengkisahkan hal senja. Mungkin karena saat dirinya menuliskan cerpen itu dia sedang memiliki seseorang "yang tercinta" dan benar-benar sangat merindukannya sehingga lahirlah sebuah cerpen yang mengguncang jagat sastra Indonesia dan begitu digandrungi oleh para pe...