Skip to main content

Posts

Tentang Rumput Hitam: Cerita Pendek Warga Bulukerto Wonogiri Yang Menyandarkan Sebagian Harapan Pada Tanaman Janggelan

Sebenarnya saya sedang mencoba menyelamatkan malam minggu saya dari bahaya merokok berkepanjangan, akibat tekanan pikiran memikirkan banyak hal, dan kadang hanya satu hal. Terkadang saya ingin menjadi orang yang tidak terlalu peduli dengan keadaan dan menekan empati, mudah lupa dan atau acuh dengan apa yang terjadi, tetapi entah kenapa tidak bisa. Saya bukan orang seperti itu meski sesekali kemudian sikap terlalu peduli dan memperhatikan tersebut menyiksa diri. Setidaknya kita sudah berusaha menjadi pribadi yang memiliki banyak empati, meski terkadang sering terlupakan. Whatever then! Sebagian penduduk Indonesia saya yakin pernah mengkonsumsi makanan/minuman yang disebut cincau , baik itu cincau hitam ataupun cincau hijau. Baik itu yang sudah dijual di toko-toko ataupun supermarket dalam bentuk minuman kaleng (biasanya bertuliskan grass jelly drink ) dan atau dalam bentuk minuman tradisional lainnya seperti es cincau, dawet cincau, syrup cincau, dan lain sebagainya. Kita dapat ...

Catatan Tukang Mancing Yang Terkadang Nyambi Menjadi Tukang Petai: Manfaat dan Efek Samping Mengkonsumsi Petai Bagi Kesehatan

Mungkin ini foto petai paling keren yang pernah saya miliki. Februari 2015, bersama tim Jejak Petualang Trans7 saat itu kami berkeliling Kabupaten Wonogiri untuk mendokumentasikan 'ketahanan pangan' ala masyarakat. Pas banget sedang musim petai! Medina Kamil, host Jejak Petualang dan perempuan petualang paling populer di negeri ini memang doyan petai, jadi klop sudah perjalanan kami saat itu menjadi sangat 'bau'! Hahaha! Salam uni! Ketika saya terbangun dari mimpi pagi hari ini, seorang keturunan Betawi dekat tempat kontrakan saya mengundang untuk ‘menjaga’ rumah mereka, yang akan ditinggalkan seharian penuh. Keluarga tersebut rupanya akan berpesiar keliling kota entah kemana dan menurut mereka alangkah baiknya jika saya main di rumah mereka memanfaatkan kelegaan dan kesunyian yang ada dibandingkan mlungker dan ngumpet di kontrakan saya yang sempit sendirian. Saya memang cukup dekat dengan keluarga ini karena kepala keluarga ini memiliki minat yang sama dengan saya,...

Parang Tidore: Mengenang Perjuangan Nuku Muhammad Amiruddin/Sultan Nuku (1738-1805) Melalui Para Pandai Besi di Desa Toloa

Mengenang Nuku Muhammad Amiruddin/Sultan Nuku (1738-1805), dan orang-orang Tidore. Pandai besi, pande besi, dan apapun itu sebutan yang merujuk kepada para ahli menempa besi menjadi berbagai peralatan, banyak terdapat di berbagai masyarakat di Indonesia. Di Pulau Jawa yang sudah semaju ini pun kita masih mudah untuk menemui keberadaan para pandai besi ini. Jadi sebenarnya ketika kemudian saya memutuskan untuk mendokumentasikan para pandai besi di Desa Toloa, Pulau Tidore bukan karena keunikan cara membuat peralatan atau apapun lainnya berkaitan dengan proses dan bahan. Karena secara umum cara kerja para pandai besi ini kurang lebih sama; baja (biasanya baja bekas per mobil kalau sekarang akan dipanaskan hingga titik panasnya, dengan dibakar di dalam arang membara yang ditiup angin dari blower tradisional, kemudian dipotong dan ditempa menjadi berbagai peralatan sesuai keinginan). Alasan saya mendokumentasikan para pandai besi di Desa Toloa pertama adalah karena masyarakat Malu...